Perjalanan Hipospadia Mas Althaf

sebelum masuk ruang operasi
  1. Setelah mama sharing goal Hipospadia di instagram akhirnya banyak banget mamak di DM sama orang-orang yang ngalamin kondisi Hipospadia mulai dari yang ringan sampai kasus berat, bahkan ada yang bilang “itukan aib mom kenapa dishare?” disini saya sekaligus menegaskan “INI BUKAN AIB”

Perlu diketahui ini keistimewaan yang Allah kasih ke Althaf agar mamak lebih banyak belajar sehingga mamak juga bisa berbagi cerita soal yang tadinya banyak orang gak tau kondisi ini menjadi tau kondisi ini.

lanjut,

Kapan sih mamak tau kalau mas Althaf itu istimewa atau hipospadia? sebenernya mamak tau sudah saat anak ini lahir, begitu lahir mamak udah notice ada yang berbeda pada kelamin mas Althaf, mamak ngebandingin sama 2 keponakan laki-laki yang pernah mamak urus jadi mamak sempet galau “kok berbeda”, waktu mas Althaf lahir dia sempat masuk NICU karena satu hal bukan karena keistimewaan kelaminnya ya, disitu mamak sempat menanyakan dengan Dsa yang memang standby di NICU soal kelaminnya dan beliau menyatakan “enggak kenapa-kenapa buktinya pipisnya masih dikepala penis” baik akhirnya mamak santai banget nanggepinnya tapi namanya perasaan seorang ibu enggak bisa dibohongin gais. gak sampai disitu mamak pindah Dsa kedua beliau bilang “enggak apa-apa mama ini kan lubang pipisnya gak masalah” akhirnya mamak oke berarti aman udah dua Dsa yang info gpp, singkat cerita karena suatu hal mamak pindah ke Dsa lain dan mamak nanya bilang “dokter ini mikro penis bukan sih?” beliau bilang “bukan!! tapi ini gak bisa di sunat biasa bu harus dengan dokter bedah coba ya ibu ke Dr.Arry Rodjani di RSPI ya, nanti saja nunggu anaknya siap jangan sekarang” saat itu usia Althaf 3 tahun, menurutnya karena pipisnya tidak masalah juga jadi gak perlu buru-buru karena masa penyembuhan akan lama sekali  takutnya si anak jadi trauma dan tidak siap kalau anak tidak siap penyembuhan akan lama.

lanjut,

selang bertahun-tahun tepat di usia 7 tahun lebih 2 bulan si anak meminta sunat akhirnya, mamak dan bapaknya buru-buru buka buku yang ditulis nama dokter yang diarahkan Dr anak sebelumnya kemudian kami bikin janji, setelah 1x batal bikin janji karna Dokter Arry sedang ada urusan akhirnya di perjanjian ke 2 mamak ketemu dengan beliau.

     persiapan operasi, diukur dulu suhunya, cek darah, tensi dengan didampingi dokter anak.
persiapan masuk ruang operasi, disini agak molor 2 jam hehe

 

 

Kesan pertama ketemu Dokter Arry Rodjani ini adalah dokter yang sangat cool.. ehehe percaya atau tidak Althaf yang tadinya agak susah untuk berinteraksi dengan orang baru langsung manut masuk ruangan, tiduran dan diperiksa biasanya agak malu-malu kucing, entah karna pembawaan Dokternya yang bikin nyaman atau memang Althafnya yang sudah sangat siap untuk berkhitan (yess di awal dia taunya dia berkhitan)

Begitu diperiksa, Dr.Arry Rodjani pun bilang, ini gak terlalu perlu banyak perbaikan tipe glanular (sambil menggambarkan) bahwa kasus Althaf tidak perlu dibuatkan tambahan saluran kencing baru, karena pada kasusnya Althaf kondisi lubang pipis hampir tepat pada posisi yan normal dan seharusnya hanya agak kebawah dan agak sempit, memang terlihat agak bengkok karna ada tali mengikat diantara buah zakar dan penis

Lalu apa yang harus dilakukan? Menambah robekan lubang pipis agar lubang lebih besar, dan merekonstruksi tali yang mengikat agar tidak terlihat bengkok lagi.

Biaya?

Iya pertama yang saya tanyakan selain prosedur operasi adalah biaya, kemudian Dr.Arry menyerahkan selembar kertas berisikan tulisan yang saya gak ngerti hehe untuk dibawakan ke kasir lantai bawah untuk mengetahui estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk operasi hipospadia jenis Althaf.

Kedua, saya tanyakan lagi berapa lama untuk menginap di rumah sakit, beliau mengatakan semalam cukup kok tapi beliau menuliskan 2 malam sepertinya karna begitu dikasir estimasi yang keluar biaya harga 2 malam menginap

Ketiga, menanyakan masa penyembuhan berapa lama? Beliau mengatakan masing-masing anak kondisi pemulihannya berbeda jadi tidak dapat dipastikan, untuk luka sih cepet ya tapi untuk normalnya keseluruhan paling tidak kurang lebih 3 bulan, nanti after tindakan operasi akan dicek kembali.

Apakah saya langsung menentukan jadwal operasi? Tidak… saya tidak lantas langsung menentukan jadwal operasi, tapi saya kebawah melihat biaya estimasi (perkiraan) biaya operasi mulai dari kamar rawat dan biaya lain-lain, oh ya saya menggunakan kelas VIP dikarenakan pastinya ingin tingkat kenyamanan terjaga apalagi pasca operasi takutnya si anak tidak nyaman dengan sekitar dan mempertimbangkan saya bawa adik nya Althaf saat itu jadi kenyamanan saya pertimbangkan.

Untuk biaya buat yang mau tau bisa DM saya di IG ya 
@mommykece_ atau bisa email di divi.2001@gmail.com

lanjut, begitu kami tau biaya estimasi kami pulang kerumah untuk diskusi lebih lanjut, apakah dilanjut dengan biaya sekian ataukah mencari dokter lain dan rumah sakit lain, ya kami sempat mencari Dokter urologi yang berkompeten dibidangnya lagi digoogle dan dibeberapa kenalan teman-teman yang paham akan kondisi Althaf, tetap jatuhnya ke beliau Dr.Arry Rodjani bahkan sampe video di Youtube pun selalu ketemu beliau membahas Hipospadia.. oke ini jawaban, sehingga saya dan sumi DEAL untuk oke kita kembali lagi ke Dr. Arry Rodjani untuk bikin jadwal tindakan.

Kemudian kami kembali dengan yakin dan meminta tanggal 28 january 2019 dilakukan tindakan operasi pada Althaf, dan keluarlah estimasi tindakan lagi, ya harga berubah lumayan jauh dari angka pertama ehehee, yes mams ini memang bukan angka final ya jadi memang estimasi biaya bisa berubah-ubah.

Begitu di hari dimana Althaf tindakan, kami dipertemukan dengan Dsa yang memang menggantikan Dsa anak-anak karna Dsa anak-anak Dr. Sander. D Teddy Sp.A sedang tidak praktek (salahnya saya enggak koordinasi dulu dengan beliau) tapi jangan sedih ada juga Dsa pengganti enggak kalah enaknya yaitu Dr. S Harry Purwanto. Sp.A (K) ramah sekali anak langsung dekat, beliau cukup menenangkan bahwa Althaf hebat dan akan baik-baik saja.

Tidak sampai disitu, ada dokter anastesi yang visit juga sebelum tindakan operasi berlangsung beliau adalah Dr. Cristopher Kapuangan Sp.An K.A.P yess beliau juga cukup menjelaskan tindakan anastesi yang akan dilakukan, dan berpuasa sebelum tindakan kurang lebih 4-6jam tidak makan dan tidak minum tapi untuk kondisi Althaf 4 jam saja cukup jangan terlalu makan besar takutnya mual saat tindakan, minum boleh tapi air putih saja (jelas Althaf bersorak-sorak secara makan adalah hobby terindah dia), tindakan anastesi dilakukan setelah anak tertidur menggunakan uap bius nanti begitu masuk ruang tunggu operasi sampai masuk ke ruang operasi saya ibunya boleh menemani begitu anaknya tertidur dan tindakan akan berlangsung saya dipersilahkan keluar, begitu tertidur (dari uapan) baru akan ditindak penyuntikan anastesi di tulang ekor (kalau tidak salah) dan pemasangan infus sehingga aman anak tidak berontak.. after operasi saya juga sebaiknya ada disamping Althaf sehingga dia taunya saya mendampingi si anak selama operasi berlangsung karna begitu ditidurkan yang dia tau saya ada diruangan operasi bersamanya.

Operasi berlangsung sekitar 2 jam, mulai dari jam 9 malam hingga jam 11 malam. (Ini agak molor karna harusnya jam 7.30 tapi mundur jadi jam 9 malam).

After operasi pun sama, Dr. Arry Rodjani menemui kami untuk menjelaskan operasi berjalan baik-baik saja, dan apa saja yang di lakukan didalam sana, kemudian apa yang harus kami lakukan after operasi. Alhamdulillah tidak ada pantangan sudah boleh langsung pipis jika si anak sudah sadar dan meminta pipis, menjelaskan obat-obatan yang diberikan juga untuk menunjang penyembuhan after operasi.

Begitupun Dr. Crishtopher, beliau memberikan info bahwa semua berjalan dengan lancar, banguninnya bertahap jangan dipaksa nanti pusing, boleh langsung makan tapi better tidak makan makanan berat dulu mungkin boleh biskuit atau roti dulu, besok pagi baru boleh berikan makanan berat, obat anti nyeripun diberikan enggak neko-neko only tempra dan proris secara selang seling 4 jam sekali.

Bagaimana proses after operasi kemarin? Enggak ada yang bagaimana-bagaimana, semua berjalan seperti normal pada umumnya, anak tidak merasakan sakit sama sekali (kayaknya) karna dia baik-baik aja, hari ke 2 udah bisa mandi, perban hari pertama copot sendiri dan Dr. Arry tidak menyarankan untuk melakukan tindakan perban lagi udah biarin aja udah bagus sudah kering kok itu (katanya) tapi mamak yang ngilu masih ada bekas darah after operasi semalam, lucu sih ini diluar pikiran mamak ehehe kemaren mamak mikirnya ini after operasi pasti rewel nangis-nangis tapi ternyata mamak salah semua baik-baik aja donk alhamdulillah 😍

 

setelah keluar dari ruang operasi dan masih diruang pemulihan

Kalau ada yang nanya kok bisa? Saya gak tau apakah karna anastesinya sebagus itu atau emang ambang batas sakit orang itu berbeda-beda.

Apa saja larangan after operasi? Enggak ada banyak banyak pantangan, makan pun tidak ada pantangan, mandi juga kemarin boleh dihari ke 2 namun setelah itu disuruh enggak mandi dulu sampai hari ke 4, pemberian saleb oles disetiap after mandi, BAK dan BAB hanya saja tidak boleh main sepeda dulu eheh (ini berat buat Althaf) karna sempet kecolongan sekali dua kali buat naek sepeda, herannya dia seperti tidak kelihatan after operasi.

Antibiotik cuma diberikan sampai 5 hari, karna dihari kedua diberikan lewat infus jadi yang oral cuma 5 hari dan stop, sampai dirumah saya melihat anaknya enjoy aja sehingga tempra yang diberikan 3 kotak hanya terpakai 2 kotak selama di Rs dan dirumah cuma menghabiskan kotak kedua saja (dirumah tidak dibawakan proris) jadi only tempra.

Minggu pertama after operasi pun Althaf kontrol dan sudah baik-baik saja hanya dokter memberikan tambahan obat oles untuk luka yang masih terlihat disekitaran penis, oh iya Althaf selama 2 minggu full menggunakan celana batok bahkan sekolahpun dia masih menggunakan celana batok (saya takut ketendang temennya ya maklum namanya laki-laki). Dokter juga menginfokan bahwa bentuk penis akan bagus bertahap after 3 bulan operasi, After kontrol seminggu dipersilahkan kontrol 3 bulan kedepan (ini belum kontrol karna begitu jadwalnya dokternya selalu ada urusan jadi dijadwalkan kembali 10 juni 2019) nanti saya update ya..

kesan operasi di Rspi? Semua stafnya sangat membantu saya dan anak saya, semua perawat juga membantu kami dengan baik, dihari pertama saya selalu minta perawat untuk membantu kalau anak saya pipis karna saya ngilu (padahal ada ibu saya a.k.a yangti nya Althaf) dan perawat pun sangat kooperatif sekali, terthebest!!

Next saya update, after kontrol 3 bulan ya…

Baiklah, sekian dulu semoga bermanfaat ya..

(buat temen-temen yang mau tau estimasinya boleh DM aku aja ya di IG @mommykece_  atau bisa email ke Divi.2001@gmail.com)

Salam

@mommykece_