Imunisasi IPD atau PCV perlukah ? (riset pribadi)

Mau berbagi share ya moms semua mengenai imuniasi PCV / IPD dan HIB setalah sebelumnya saya ketemu 2 dokter di RSIA. Brawijaya dan  dua dokter itu bilang wajib ya dianjurkan dengan memberikan beberapa poin penting mengenai si imunisasi PCV ini telah dan sebenernya althaf dijadwalkan kemaren buat imunisasi tanggal 9 juni kemaren dan kebetulan ada masalah jadi ditunda buat imunisasi dan sebenernya aku juga agak-agak emh dalem hati mikir (perlu gak sih perlu gak sih dan searching di Mbah google dan disitu ada yg say yes ada juga yg say no) makin kritis buat mikir ah L imunisasi gak yaaa .... ? Dan kemaren suami ngajak buat konsultasi lagi ke Markas sehat mampang dan ketemu salah satu dokter yg ngejelasin detil tentang imunisasi ini. Sebelumnya aku jelasin dulu ya ...  Kebetulan aku dikasih buku tentang imunisasi ini yang dia punya

Oke share juga di beberapa milis dan mereka juga bahas seberapa penting imunisasi dan aku sempet chat sama salah satu seorang ibu yg anaknya pernah terjangkit virus PNEUMOKOKUS dan dia bilang sangat menyesal menyepelekan hal ini awalnya dia merasa tidak penting karna memang tidak wajib balik lagi “siapa sih yg mau anaknya terjangkit virus ini kita kan gak tau akan atau tidaknya terjangkit virus ini dan dia pesen (mom baiknya di imunisasikan memang imunisasi ini harganya lumayan mahal tapi ketimbang telat dan malah mengobati mom lebih baik dicegah) ini adalah poin pertama yang saya dapat dari imunisasi tersebut

Oke aku kasih tau ya apa sih vaksin PCV itu
Mengapa anak perlu terlindung dari penyakit yang disebabkan oleh
PNEUMOKOKUS ? (IPD dan OTitus Media AKut)
1.  Mengapa PNEUMOKOKUS pada anak perlu diwaspadai ?

Data badan kesehatan dunia, WHO (2007) mencatat sekitar satu juta balita meninggal setiap tahun akibat penyakit yang disebut INVASIVE PNEUMOCCOCCAL DIASEASE (IPD). Sekitar tiga perempat kasusu tersebut tersebar di 15 negara berkembang dan Indonesia berada di peringkat ke-6 dengan 6 juta kasus, artinya tiga balita perjamnya di Indonesia meninggal karna penyakit ini.




Penyakit ini cukup berbahaya karna tidak jarang menyebabkan kematian pada anak balita. Orangtua hendaknya waspada terhadap bahaya serangan penyakit IPD karna dapat mengancam nyawa, terutama pada anak usia dibawah 2tahun.

2. Apa itu penyakit PNEUMOKOKUS ? Penyakit PNEUMOKOKUS terdiri atas meninghitis (radang selaput otak), septikema (keracunan darah), bakteria pneumonia (infeksi darah), dan otitis media (infeksi telinga), yang disebabkan oleh bakteri Streptocuccus Pneumoniae. Beberapa diantaranya penyakit ini bisa menjadi serius, terutama jika terjadi pada anak-anak. PNEUMOKOKUS meninghitis ini bisa berakibat fatal dan setengah dari mereka yang dapat bertahan hidup akan mengalami cacat permanen seperti tuli, kerusajab otak atau kelumpuhan

PNEUMOKOKUS PNEUMONIA Pneumonia pneumokokus ini lebih serius dari pada jenis pneumonia yang lain, dan sering menyebabkan anak harus masuk rumah sakit. Gejala yang harus diwaspadai adalah demam, batuk, bernapas cepat. Gejala lain diantaranya sakit dada, mual, muntah, sakit kepala, kelelahan, menggigil dan nyeri otot.

PNEUMOKOKUS 0TITIS MEDIA Merupakan jenis infeksi telinga yang sangat umum terjadi pada anak-anak. Hal ini tentu sangat menyusahkan bagi mereka maupun keluarga.

Gejala yang ditimbulkan antaranya rasa sakit, hidung beringus, batuk, iritabilitas, gelisah, nafau makan yang buruk, terus menerus menangis, diare dan muntah-muntah.

3. Bagaimana jika anak saya tertular penyakit PNEUMOKOKUS ?

Bakteri yang menyebabkan peneumokokus tinggal ditenggorokan dan rongga hidung setiap anak yang sehat. Bakteri ini dapat ditularkan dari anak-anak lain yang memderita infeksi PNEUMOKOKUS, dikelompok bermain atau penitipan bayi.


4. Bagaimana mencegah penyakit PNEUMOKOKUS ?

Jika di identifikasi lebih awal, dan jika pasien diberikan perawatan yang tepat, sebenarnya infeksi PNEUMOKOKUS bisa diobati. Secara khusus, PNEUMOKOKUS otitis media umumnya bisa diobati dengan antibiotik. Namun, saat ini terjadi peningkatan resistensi bakteri terhadap antibiotik, sehingga para dokter lebih mengutamakan pencegahan terhadap penyakit dari pada pengobatan.

5. Bagaimana saya bisa melindungi anak saya dari penyakit PNEUMOKOKUS ? Vaksinasi terhadap infeksi PNEUMOKOKUS sekarang telah tersedia hampir 90 negara di dunia, dan telah menjadi bagian dari awal imunisasi di lebih dari 20 negara diantaranya (termasuk Amerika serikat dan kebanyakan negara Eropa Barat)

Vaksin sangat berhasil dalam mengurangi jumlah kasus penyakit PNEUMOKOKUS. Vaksinasi memang tidak dapat melindungi anak dari semua infeksi PNEUMOKOKUS, namun setidaknya akam melindungi anak dari timbulnya gejala yang lebih serius.

Telah tersedia juga di Indonesia vaksin konjugat PNEUMOKOKUS, dan telah direkomendasikan oleh IKATAN DOKTER ANAK INDONESIA (IDAI) untuk diberikan kepada bayi usia 2, 4, dan 6 bulan

Keuntungan, vaksin PNEUMOKOKUS dapat diberikan secara bersamaan dengan vaksin anak lainnya.

6. Siapa yang paling beresiko tertular penyakit PNEUMOKOKUS ?

Anak-anak kecil (kurang dari dua tahun) dan orang tua adalah yang paling rentan tertular penyakit PNEUMOKOKUS, sehingga dalam kondisi tertentu mereka sangat membutuhkan perlindungan

ini definisi Imunisasi HIB ( hemofilus influenza tipe B)
HIB bukanlah virus influenza melainkan bakteri yang menyebabkan pneumonia dan radang selaput otak (meninghitis). Balita, anak yang dititipkan di daycare, anak yang tinggal dihunian padat penduduk, dan bayi yang tidak mendapatkan ASI adalah kelompok yang paling rentan terkena virus Hib. Penularan terjadi melalui udara dan kontak langsung dengan penderita. Di Indonesia, HIb merupakan 38 persen penyebab meninghitis pada bayi dan balita. Sekitar 5-10 persen korban infeksi Hib akan meninggal dunia. Jika infeksi akut Hib menyerang bayi berusia dibawah 6 bulan, tingkat kematian mencapai 40%. Hib juga menjadi 5-18 persen kejadian pneumonia. Kantung udara di paru-paru dipenuhi cairan sehingga fungsi paru-paru terganggu. Akibat penumpukan cairan tersebut, oksigen sulit mencapai aliran darah. Jika oksigen didalam darah sedikit, sel-sel rubuh tidak dapat bekerja dengan baik sehingga bisa berujung pada kematian. Penyakit oleh bakteri Hib adalah epiglotitis yaitu penyakit radang tulang rawan tenggorokan. Penyakit ini paling sering terjadi pada anak-anak usia 2-4tahun. Penyakit ini diawali dengan sakit tenggorokan dan demam. Kemudian tulang rawan ditengah tenggorokan akan membengkak dan mengganggu jalan nafas sehingga penderitaannya sulit bernafas. Penderita bisa meninggal dalam hitungan jam karena kekurangan nafas


PEMBERIAN VAKSIN

Sebelum vaksin Hib ditemukan pada 1980-an, Hib merupakan penyebab utama meninghitis bakteri pada balita. Dua per tiga dari kasus meninghitis Hib ditemukan pada anak berusia dibawah 18 bulan, kini vaksinasi dilakukan sebanyak tiga kali. Pertama saat anak berusia 2,4 dan 6 bulan. Lalu vaksin Hib diulang pada usia 12-15 bulan. Mengingat Hib lebih sering menyerang bayi kecil (laporan CDC menunjukan bahwa 26 persen infeksi Hib terjadi pada bayi berusia 2-6 bulan dan 25 persen pada bayi usia 7-11 bulan), maka vaksin hib sebaiknya telah diberikan sejak bayi menginjak 2 bulan. Namun vaksin Hib tidak  dianjurkan untuk diberikan terhadap bayi dibawah usia 2 bulan karena bayi yang masih sangat kecil belum dapat membentuk antibodi. Di negara maju, imunisasi menurunkan kejadian infeksi Hib hingga lebih dari 95 persen.

Ini yang saya dapat dari konsultasi kemaren sebenernya saya udah dapet tentang seberapa pentingnya si PCV  atau IPD ini dari 2 dokter tapi saya masih kurang puas akhirnya saya datang lagi ke MARKAS SEHAT ketemu dengan salah satu dokter yang menerangkan lebih jelas tentang imunisasi ini

Oh ya alhamdulillah anak saya sudah mendapatkan imunisasi Hib lengkap jadi tinggal PCV atau IPD saja, sebenernya kan imunisasi PCV  ini diberikan pada usia bayi mulai dari 2 bulan ya namun karna L sudah lebih dari 2 bulan yakni 7 bulan maka L hanya mendapatkan 3x suntik saja rencana akhir bulan ini saya kembali ke brawijaya untuk segera vaksin

Berapasih kisaran harga suntikan ini

Yang saya lihat HIB itu 500ribu/suntik (ini di RS ya mom harga yang kemarin anak saya dapat) ini harga /suntikan saja belum sama ongkos dokter

Nah kalo PCV ini ada 2 jenis Yakni PCV 10 dan PCV 13

Apasih bedanya ? Ya jelas bedanya kelengkapannya vaksin PCV 13 ini jauh lebih lengkap dari Vaksin PCV 10  namun karna kita tinggal di indonesia kita cuma dianjurkan make yang PCV 10 karna dari 90virus yang tercover dari vaksin ini cuma 4 jadi di indonesia cuma 4 virus yang ada jadi mau PCV 13 atau PCV 10 itu sama saja namun lain hal jika kita tinggal di luar negeri contoh dekat saja deh ya malaysia atau singapore kita wajib ngasih PCV 13


Berapa sih harga PCV 10 dan 13 ?

PCV 13 itu kisaran 1jt/suntikan belum sama ongkos dokter kemaren sempet nanya sama ongkos dokter itu sekitar 1.3jt

PCV 10 itu kisaran 600ribu/suntikan belum sama ongkos dokter kemaren sempet nanya sama ongkos dokter itu sekitar 800rban

Bagaimana moms? Sudah jelas ?

Semoga membantu ya …. Jadi menurut saya sangat perlu banget vaksin ini belum telat lho moms bisa 4x suntik 3x suntik 2x suntik atau bahkan 1x suntik sebelum telat

Lebih baik mencegah dari pada mengobati 😉

update ya, 2015-2019 dikelahiran Mahira dan Dean, harga PVC berkisar 800.000 - 1.300.000 untuk PCV13 jadi buat moms yang mau memvaksinasi anaknya bisa punya kira-kira harga ya, harga ini sudah termasuk jasa dokter ya moms

oh iya moms bisa cari rumah vaksin didaerah moms untuk melakukan vaksin disana tidak ada biaya jasa dokter jadi hanya biaya vaksin dan tentu saja biaya jauh lebih ringan dari pada di rumah sakit yang mempunyai biaya jasa dokter.


Semoga bermanfaat
@mommykece_